Jumat, 16 Desember 2011

band in box


 fungsi sebenarnya dari Band-In-A-Box, yaitu sebagai ‘Music Generator’. Band-In-A-Box termasuk software yang canggih karena software ini dapat mengimplementasikan ‘Artificial Intelligence’ atau kecerdasan buatan. Fasilitas AI yang dimilikinya memungkinkan program ini menghasilkan melodi atau improvisasi berdasarkan style musik seorang musikus terkenal. Contohnya dengan progresi chord yang Anda buat, Band-In-Abox akan menghasilkan melodi atau improvisasi musikus seperti Kenny G (saxophonist), George Benson (gitaris jazz), Eddie Van Halen, Steve Vai (keduanya gitaris rock) atau musikus terkenal lainnya. Peter Gannon, pencipta Band-In-ABox, rupanya telah meriset gaya permainan ratusan bahkan ribuan musikus sehingga dengan lagu yang sama akan dihasilkan permainan musik yang berbeda, karena musikus yang memainkannya juga berbeda. Lebih dari itu, dari musikus yang sama pun, misalnya Kenny G, improvisasi dapat berbeda setiap saat seperti kita sedang mendengar penampilan musikus aslinya.
Kelebihan Band-In-A-Box lainnya adalah Anda dapat melihat notasi dari not-not yang dimainkan. Hal ini dikarenakan musik yang dihasilkan berupa data IDI. Kalau improvisasi tersebut terlalu cepat bagi Anda, tempo lagu Band-In-A-Box dapat diturunkan sehingga menjadi lebih lambat dan memudahkan Anda untuk mempelajarinya. Jika Anda seorang musikus, Band-In- A-Box menyediakan fasilitas untuk menganalisa permainan para musikus terkemuka, selain tampilan dari notasinya, melalui Big Piano window, Guitar Fretboard Window, Drums Window. Fungsi utama Band-In-A-Box yang terpenting adalah Anda dapat membuat musik berupa full band bahkan full orchestra tanpa harus tahu lebih dahulu cara memainkan berbagai alat musik.
Kekurangannya adalah hasilnya tidak terlalu sempurna seperti membuat lagu secara live, masih ada seedikit kekurangan suara pada Band-In-A-Box ini. Sedikit rumin dalam menggunakan software ini. Dan juga bayak memakan waktu dalam pembuatan lagunya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar